Perubahan Metode Pendidikan dan Perkembangan Teknologi

       Salah satu alasan yang paling sering dikutip untuk membenarkan perlunya perubahan dalam pendidikan, atau setidaknya untuk menandai pendidikan sebagai kuno, adalah evolusi teknologi (r) luar biasa yang telah dialami dunia kita dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, kami memiliki Internet di saku kami, dalam bentuk smartphone, yang memiliki daya komputasi yang lebih tinggi daripada Apollo Guidance Computer yang menempatkan orang-orang pertama di bulan! Sebuah sekolah dengan meja, papan tulis atau papan tulis, dan — menghilangkan pikiran — buku-buku tampak seperti semacam lembaga kuno, yang bahkan jika itu menggunakan papan pintar atau platform pembelajaran, beroperasi dengan cara yang memiliki kemiripan yang sangat kuat yang mencurigakan. cara hal-hal dilakukan di masa lalu.
       Dalam pendidikan, kita sering merasa bahwa kita semakin sulit untuk menjangkau siswa kita. Itulah sebabnya kami sangat tertarik pada smartboards atau platform pembelajaran atau sesuatu yang baru di pasar yang mungkin bisa membantu. Setiap alat baru tampak seperti solusi yang mungkin, meskipun terkadang kami benar-benar tidak tahu apa masalahnya atau bahkan jika ada masalah.
       Sayangnya, kita telah dibebani dengan banyak alat, metode, pendekatan, teori, dan pseudotheories, banyak yang telah ditunjukkan oleh sains salah atau, paling tidak, hanya sebagian efektif. Dalam artikel ini, yang diambil dari buku kami, Perkotaan Mitos tentang Pembelajaran dan Pendidikan, kami membahas alat-alat ajaib ini dan gagasan bahwa orang muda saat ini entah bagaimana "pribumi digital," dan kami memeriksa ketakutan bahwa teknologi membuat masyarakat dan siswa kami kurang cerdas. Untuk menggambarkan bahwa banyak klaim tentang teknologi dalam pendidikan sebenarnya palsu, kami akan fokus dalam artikel ini pada lima mitos spesifik dan mempresentasikan temuan penelitian yang menghilangkannya.
         Teknologi baru menyebabkan revolusi dalam pendidikan. Televisi sekolah, komputer, smartboard, dan tablet seperti iPad — diperkirakan bahwa semua alat baru ini akan, atau akan, mengubah pendidikan yang tidak dapat dikenali. Tetapi jika Anda melihat penelitian seseorang seperti Larry Cuban, tampaknya praktik ruang kelas tetap sangat stabil selama beberapa tahun terakhir. Bahkan pendiri Microsoft Bill Gates — yang hampir tidak Anda curigai menentang teknologi dalam pendidikan — merangkum pandangannya tentang masalah sebagai berikut: "Hanya memberi orang perangkat memiliki rekam jejak yang benar-benar mengerikan."
      Penggunaan yang benar dari alat dan sumber daya tetap memiliki potensi untuk mengubah pendidikan. Sangat sering fenomena perubahan ini bersifat umum daripada spesifik. Misalnya, pengaruh kata tercetak itu sangat besar, tetapi pengaruh ini — seperti begitu banyak alat dan sumber daya lain — tertanam dalam masyarakat secara keseluruhan. Anda harus turun ke tingkat sesuatu seperti buku atau papan tulis jika Anda ingin mempertimbangkan sumber daya yang telah secara khusus mengubah pendidikan.
      Pada tahun 1983, Richard Clark menerbitkan studi definitif tentang bagaimana itu pedagogi (yaitu, praktik mengajar) dan bukan media (yaitu, alat dan sumber daya teknologi, seperti papan tulis, perangkat genggam, blog, papan obrolan) yang membuat perbedaan dalam pembelajaran, menyatakan bahwa media instruksional adalah "hanya kendaraan yang memberikan instruksi tetapi tidak mempengaruhi prestasi siswa lebih dari truk yang mengirimkan belanjaan kita menyebabkan perubahan pada nutrisi kita."
        Pada tahun 1994, Clark pergi sejauh untuk membuat prediksi yang berani: yaitu, bahwa satu media tidak akan pernah mempengaruhi pendidikan. Dia mendasarkan posisi ini pada pendapatnya bahwa, pada saat itu, tidak ada bukti untuk menunjukkan bahwa media mampu memastikan bahwa siswa dan siswa dapat belajar lebih banyak atau lebih efektif. Dia melihat medium sebagai sarana, wahana untuk instruksi, tetapi esensi pembelajaran tetap — untungnya — di tangan guru. Bersambung.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Supervisi Akademik SMKS Al – Mahrusiyah

Supervisi adalah bantuan dalam pengembangan situasi belajar-mengajar agar memperoleh kondisi yang lebih baik. Meskipun tujuan akhirnya tertuju pada hasil belajar siswa, namun yang

15/10/2019 21:36 WIB - Administrator
MEMPERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA

          Upacara di hari Kesaktian Pancasila pada 01 Oktober 2019 di peringati oleh segenap siswa- siswi beserta guru dan staff SMKS Al–Mahrusiyah Kediri

07/10/2019 08:20 WIB - Administrator
Ujian Sekolah Berstandar Komputer (USBK)

     Di era modernisasi seperti sekarang ini, Pendidikan pun tak kalah pentingnya dengan teknologi. Pengaruh perkembangan zaman menyebabkan pola pikir masyarakat berubah.

23/06/2019 19:25 WIB - Administrator
Integrasi Pendidikan SMK Dengan Pondok Pesantren Di Pon.Pes. Al-Mahrusiyah

     Pendidikan merupakan sebuah sarana untuk meningkatkan perkembangan peradaban dan ekonomi suatu bangsa, Sumber daya manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utam

21/06/2019 19:40 WIB - Administrator
Pendaftaran Siswa Baru SMK Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri

     SMK Al-Mahrusiyah merupakan SMK yang menyiapkan tenaga kerja yang produktif, mandiri, memiliki, iman dan taqwa serta membekali tenaga kerja dengan pengetahuan, keahl

19/06/2019 21:40 WIB - Administrator
Penggunaan Teknologi Komputer yang Efektif dalam Pendidikan

    Dengan kemajuan baru-baru ini di industri pendidikan, penggunaan komputer dalam pendidikan menjadi relevan. Komputer berperan besar dalam membantu siswa belajar lebih cepa

18/06/2019 17:40 WIB - Administrator