• SMK AL-MAHRUSIYAH LIRBOYO KEDIRI
  • Berakhlakul Karimah, Disiplin, & Berprestasi
  • info@smkalmahrusiyah.sch.id
  • 0354-780247
  • Pencarian

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI BIDANG SUMBER DAYA AIR UNTUK MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM

TEKNOLOGI INFORMASI BIDANG SUMBER DAYA AIR UNTUK MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM

URBAN FARM SYSTEM V 1.0

MICRO CONTROLLER PENGELOLAAN AIR

UNTUK PERTANIAN PERKOTAAN

Oleh :

 

Imam Junaidi Abror, S.Kom

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

SMK AL – MAHRUIYAH

2020

 

 

 

 

 

URBAN FARM SYSTEM V 1.0

SMK Al - Mahrusiyah

Jl. Ngampel Raya RT. 04 RW. 01 Kel. Ngampel Kec. Mojoroto Kota Kediri 64112


 

ABSTRAK

 

Tingkat pencemaran air pada tingkat rumah tangga perlu diwaspadai terlebih lagi tingkat kesadaran masyarakat Indonesia masih relatif rendah dalam pemuliaan air. Instalasi pengolahan air limbah selalu identik dengan mahalnya biaya instalasi dan rumitnya perawatan dan pengelolaan perangkat instalasi tersebut.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka tim peneliti muda SMK Al – Mahrusiyah Ponpes Lirboyo Kota Kediri mencoba membuat suatu perangkat instalasi pengolahan air limbah rumah tangga di asrama pondok pesantren Al – Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri menjadi air yang siap pakai untuk pertanian kota dengan metode system hidroponik yang diberi nama “Urban Farm System V.1.0”. Piranti ini berbasis micro controller arduino uno yang terkoneksi dengan web server yang dapat dioperasikan menggunakan PC ataupun android.

UFS juga mampu memberikan hasil monitoring baku mutu air hasil olahan dari limbah asrama pondok pesantren Al – Mahrusiyah Aplikasi UFS (Urban Farm System) versi 1.0 dapat diterapkan sebagai kontrol pengendali jarak jauh memanfaatkan jaringan wifi untuk mengetahui kualitas baku mutu air limbah rumah tangga keasaman pH 7,12 nilai total dissolve solid (TDS)  sebesar 521 mg/L dan  kekeruhan sebesar 5 NTU

Kata Kunci : micro controller, baku mutu air, hidroponik

 


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Perubahan iklim yang terjadi akhir – akhir ini disebabkan oleh adanya pemanasan global. Pemanasan global adalah suatu kejadian yang tidak dapat terhindarkan. yang disebabkan karena perkembangan industri dan teknologi. Berkembangnya industri pun disebabkan karena berkembangnya populasi manusia dan kebutuhan manusia, menyebabkan tingkat pencemaran lingkungan makin tinggi dengan kualitas pencemaran yang mengkhawatirkan.

Pencemaran lingkungan membawa dampak perubahan suhu permukaan bumi sehingga menyebabkan pergeseran iklim. Semua lingkungan terdampak oleh pencemaran industri maupun rumah tangga termasuk perairan, baik perairan darat seperti sungai, danau maupun sumber air tanah serta air laut.

Air adalah satu dari sekian banyak kebutuhan dasar makhluk hidup yang sangat penting dalam kelangsungan kehidupannya. Pemuliaan air adalah upaya manusia dalam menyediakan air yang layak pakai dan layak konsumsi, terlebih pada kondisi saat ini tingkat pencemaran air, baik air tanah, air sungai ataupun air laut sudah memasuki tahapan yang cukup mengkhawatirkan.

Pencemaran air tidak dapat dihindari dikarenakan perkembangan teknologi, industri dan ledakan penduduk. Demikian halnya tingkat pencemaran air pada tingkat rumah tangga perlu diwaspadai terlebih lagi tingkat kesadaran masyarakat Indonesia masih relatif rendah dalam pemuliaan air.

Instalasi pengolahan air limbah selalu identik dengan mahalnya biaya instalasi dan rumitnya perawatan dan pengelolaan perangkat instalasi tersebut. Berdasarkan latar belakang di atas, maka tim peneliti muda SMK Al – Mahrusiyah Ponpes Lirboyo Kota Kediri mencoba untuk membuat suatu perangkat instalasi pengolahan air limbah rumah tangga yang rencananya akan diaplikasikan pada asrama pondok pesantren Al – Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri menjadi air yang siap pakai untuk sistem pertanian kota dengan metode system hidroponik yang juga dapat menunjang penyediaan salah satu sumber makanan  bergizi berupa sayuran organik.

1. 2. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, peneliti merumuskan sejumlah masalah agar penelitian ini terfokus pada sasaran yang hendak dicapai. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana menyusun bahasa pemrogram atau coding menggunakan arduino uno untuk menampilkan pembacaan kualitas air dengan parameter : suhu, pH (tingkat keasaman), TDS ?
  2. Bagaimana mengkoneksikan perangkat micro controller dengan android melalui jaringan Bluetooth dan Wifi ?
  3. Bagaimana menginstalasi system filtrasi air limbah dengan micro controller tersebut ?
  4. Bagaimana menginstalasi seluruh perangkat tersebut dengan system hidroponik ?
  5. Bagaimana menguji air hasil pengolahan dengan perangkat yang telah dibuat peneliti dengan membandingkan air limbah langsung dan air sumber ?

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pencemaran Air

Pencemaran lingkungan hidup menurut Pasal 1 angka 14 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu.

Kriteria baku kerusakan lingkungan hidup adalah ukuran batas perubahan sifat fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup yang dapat ditenggang oleh lingkungan hidup untuk dapat tetap melestarikan fungsinya. Kerusakan lingkungan hidup adalah perubahan langsung dan/atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup yang melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup

Pencemaran lingkungan khususnya pencemaran air di Indonesia telah menunjukkan gejala yang cukup serius. Penyebab dari pencemaran tadi tidak hanya berasal dari industri yang membuang begitu saja air limbahnya tanpa pengolahan lebih dahulu ke sungai atau ke laut, tetapi juga yang tidak kalah memegang andil baik secara sengaja atau tidak adalah masyarakat itu sendiri.

Air limbah kota-kota besar di Indonesia secara garis besar dapat dibagi menjadi tiga yaitu air limbah industri dan air limbah domestik yakni yang berasal dari buangan rumah tangga dan yang ke tiga yakni air limbah dari perkantoran dan pertokoan (daerah kemersial). Saat ini pencemaran akibat limbah domistik telah menunjukkan tingkat yang cukup serius. Selain itu sumber pencemaran yang potensial adalah air limbah yang berasal dari kegiatan industri kecil menengah.

Urbanites, air merupakan zat yang sangat rentan dicemari oleh kuman dan berbagai virus. Tentu hal ini akan membahayakan diri jika dilakukan dalam kurun waktu lama. Beberapa virus/kuman yang ada di dalamnya antara lain: Salmonella dan E.Coli dapat terkandung di dalam air. Apabila seseorang mengonsumsi air yang telah terkontaminasi bakteri ini, maka, ia dapat diserang berbagai penyakit seperti dehidrasi, sakit perut, diare, dan juga demam.

2.2. Proses Penjernihan dan Pengolahan Air

Instalasi pengolahan air (wastewater treatment plant), adalah sebuah piranti struktur yang dirancang untuk membuang limbah biologis dan kimiawi dari air sehingga memungkinkan air tersebut untuk digunakan pada aktivitas yang lain. Pengolahan air limbah perkotaan, bertujuan untuk membuang limbah manusia dan limbah rumah tangga lainnya. Meski demikian, dapat juga didesain sebuah fasilitas pengolahan tunggal yang mampu melakukan beragam fungsi.

Salah satu cara yang dilakukan untuk menyediakan air bersih pada masyarakatnya ialah dengan mendaur ulang air bekas konsumsi kemudian disaring kembali menggunakan teknologi canggih yang melibatkan sinar ultraviolet. Air hasil olahan ini pun dinamai NEWater yang  kemudian dicampur dengan air yang telah diolah di waduk sehingga dapat disalurkan pada masyarakat untuk diminum.

Pemutihan air kerap dilakukan untuk merubah kondisi air keruh menjadi lebih jernih. Dan pada proses penjernihan air diperlukan setidaknya 2,3 gram pemutih bubuk untuk menjernihkan 1.000 liter air. Cara ini bisa dilakukan hanya untuk air yang kadar cemarannya tidak terlalu tinggi dan juga kekeruhannya tidak parah. Salah satu bahan yang umum digunakan dalam proses penjernihan air ialah tawas. Biasanya senyawa ini digunakan untuk menjernihkan air sungai untuk keperluan sehari-hari agar warnanya tidak terlalu keruh. Tawas yang dibutuhkan untuk menjernihkan 1.000 liter air yang tidak terlalu keruh hanya sekitar 3-5 sendok makan saja. Sementara itu untuk.. Air yang cukup keruh, diperlukan sekitar 5-8 sendok makan per 1.000 liter air. Tawas yang digunakan tidak serta merta ditaburkan begitu saja ke dalam air keruh akan tetapi dengan takaran sebagai berikut :

  • Tawas dicampurkan dengan sekitar 5 liter air bersih dalam penampungan air.
  • Kemudian air diaduk dan didiamkan sekitar 24 jam sehingga air baru dapat digunakan.

Berikut beberapa metode penjernihan air :

a. Penjernihan Air Secara Kimia

Proses pernjernihan air dengan cara disinfeksi kimia, umum digunakan untuk air-air di dalam tangki atau sumur.Banyak bahan yang digunakan untuk proses penjernihan ini antara lain ozon, kuprisulfat, klor, dan yang paling dikenal masyarakat ialah Ca(OCl)2 alias kaporit. Kaporit juga disebut-sebut digunakan PDAM untuk menjernihkan air yang didistribusikan ke masyarakat sebagai air minum.

b. Tablet Klorin

Pemurnian air juga dapat dilakukan dengan menggunakan tablet klorin atau yang kerap disebut halazone.

c. Filtrisasi

Filter atau saringan merupakan teknologi yang cukup canggih namun terjangkau untuk melakukan penyaringan air. Ada beberapa jenis filter air yang dapat digunakan yaitu UV dan juga keramik. Saat air masuk ke dalam saringan, bakteri dan juga zat-zat lainnya ditahan menggunakan katalis.

d. Penjernihan Air dengan Filter Keramik

Material keramik bermanfaat sebagai penyaring air yang sangat baik. Setelah dilengkapi dengan karbon aktif dan nano silver, material ini dapat dengan ampuh membunuh senyawa mikroorganisme di dalam air. Program Air dan Sanitasi UNICEF yang digerakkan di sejumlah negara. Disebutkan bahwa berkat penggunaan filter ini, penyakit seperti diare mengalami penurunan signifikan. Jumlah bakteri E.coli yang membahayakan tubuh pun dapat berkurang di dalam air setelah mengalami proses penjernihan air dengan filter ini.

2.3. Micro Controller

Micro controller merupakan piranti yang digunakan untuk mengolah suatu data yang masuk dan kemudian diubah menjadi berbagai opsi operasional atau pengendalian. Micro controller yang lazim digunakan adalah arduino.

Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, diturunkan dari Wiringplatform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor AtmelAVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri. Saat ini Arduino sangat populer di seluruh dunia. 

Arduino uno merupakan micro controller yang paling banyak digunakan khususnya untuk pemula sangat disarankan untuk menggunakan Arduino Uno. Banyak sekali referensi yang membahas Arduino Uno. Versi yang terakhir adalah Arduino Uno R3 (Revisi 3), menggunakan ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6 pin input analog. Untuk pemograman cukup menggunakan koneksi USB type A to To type B. Sama seperti yang digunakan pada USB printer.

Arduino yang dikontrol penuh oleh mikrokontroler ATmega328, banyak hal yang bias dilakukan itu semua tergantung kreatifitas anda. Arduino dapat disambungkan dan mengontrol led, beberapa led, bahkan banyak led, motor DC, relay, microservo, modul dan sensor – sensor, serta banyak lagi komponen lainnya. Platform Arduino sudah sangat populer sekarang ini, sehingga tidak akan kesulitan untuk memperoleh informasi, tutorial dan berbagai eksperimen yang menarik yang tersedia banyak di internet. Dengan Arduino, dunia hardware bisa bekerja sama dengan dunia software. Kita bisa mengontrol hardware dari software, dan hardware bisa memberikan bekerja sama dengan dunia software sehingga bisa memberikan data kepada software.

Hardware serta aplikasi Arduino dirancang dapat dipergunakan untuk  para seniman, tampilaner, pe-kegemaran, peretas, pemula serta siapapun yang berminat untuk menciptakan objek interaktif serta pengembangan lingkungan. Arduino sanggup berinteraksi dengan tombol, LED, motor, speaker, GPS, kamera, internet, handphone pintar bahkan dengan televise anda. Fleksibilitas ini dihasilkan dari kombinasi keterdapatan aplikasi Arduino yang gratis, papan perangkat keras yang terjangkau, serta keduanya yang mudah untuk dipelajari. Factor inilah yang menciptakan jumlah pemakaian menjadi suatu komunitas besar dengan beberapa kontribusinya yang sudah dihadirkan pada beberapa proyek dengan berbasis Arduino.

Arduino adalah suatu board instrument elektronika yang tersusun dari perangkat – perangkat pendukung chip (mikrokontroler) yang akan ditanampan sebuah program di dalamnya. Otaku tama dari arduino ini adalah mikrokontroler yang ditanam pada setiap serinya, setiap seri arduino menggunakan mikrokontroler yang berada sesuai dengan kebutuhan, missal untuk arduino uno biasanya mikrokontroler yang berbeda sesuai dengan kebutuhan, missal untuk arduino uno biasanya mikrokontroler yang dipakai adalah ATMega 328 dan bahasa pemrograman yang dipakai untuk menerima data dan data input yang diterima dikirim ke mikrokontroler untuk diproses sesuai kebutuhan dan hasil prosesnya disalurkan kembali ke pin outputnya.

2.4. Sistem Hidroponik   

NFT / Nutrient Film Technique adalah sistem tanam hidroponik yang paling banyak digunakan di indonesia. Mulai dari kebun hidroponik skala rumahan sampai skala komersil. Sistem tanam hidroponik NFT dipandang lebih mudah, hemat tempat dan juga perakitannya mudah dibanding dengan Drips dan Ebb and Flow.

Sistem tanam hidroponik NFT mudah dipindah-pindah dan dibongkar pasang sesuai kebutuhan dan sangat cocok di terapkan untuk lahan terbuka maupun di dalam rumah kaca. Bahan yang diperlukan juga tidak banyak, hanya butuh pipa paralon/talang, net pot, pompa air akuarium, selang sedang, dan rak tata. Untuk rak tata bisa dibuat dari bambu atau dari kayu biasa. Kelebihan sistem NFT adalah dapat digunakan untuk menanam banyak tanaman, sistem ini juga bekerja otomatis, instalasi mudah dan bisa dibongkar pasang. Sedangkan kekurangan sistem NFT adalah  relative lebih mahal, hal ini disebabkan proses pelubangan susah dan memakan waktu, serta tagihan listrik bertambah untuk menyalakan pompa akuarium.

 


BAB III

METODE PENELITIAN

 3.1 Hipotesis

Melalui proses filtrasi dan purifikasi air limbah rumah tangga di asrama Pondok Pesantren Al – Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri, sangat memungkinkan untuk diolah kembali menjadi air yang lebih berkualitas yang dapat dimanfaatkan untuk sistem pertanian kota melalui metode hidroponik NFT yang dapat dikontrol kualitas dan kerjanya menggunakan sistem berbasis otomatisasi Urban Farm System yang tahan terhadap berbagai perubahan iklim di Indonesia

3.2 Cara Kerja

    A. Persiapan Instalasi Hidroponik

  1. Membuat pipa tanaman berupa pipa pvc ukuran 3 inchi sepanjang 2 meter sebanyak 10 batang dan masing – masing pipa diberi lubang berbentuk lingkaran dengan diameter 5,0 cm sebanyak 10 lubang dan masing – masing lubang berjarak 20 cm.
  2. Setiap pipa tanaman dihubungkan dengan pipa paralon ¾ inchi dan kemudian dipasang pada rangka dudukan.
  3. Satu ujung pipa tanaman ditulis sebagai input dan ujunng pipa tanaman sebagai output. Berikut skema rancangan alat UFS Versi 1.0 :

B. Pemrograman UFS (Urban Farm System versi 1.0)

Pemrograman aplikasi UFS (Urban Farm System versi 1.0) ini dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dikontrol menggunakan komputer operator ataupun android, sehingga diperlukan jaringan internet atau bisa menggunakan jaringan nirkabel Bluetooth.

3.3 Teknik Analisis Data

A. Uji baku mutu air

Uji baku mutu air dikerjakan pada saat sebelum dan sesudah dilakukan proses filtrasi dan purifikasi menggunakan parameter tingkat keasaman, suhu dan kekeruhan.

B. Uji Pertumbuhan Tanaman

Uji pertumbuhan tanaman dilakukan dengan metode organolaptik meliputi :

  1. Pertumbuhan tanaman dengan pengairan dari air tanah
  2. Pertumbuhan tanaman dengan pengairan dari air olahan limbah rumah tangga asrama
  3. Analisis visual kegemukan tanaman yang dibandingkan antara pengairan dari air tanah dan air olahan limbah rumah tangga asrama.
  4. Faktor nutrisi dan perlakuan lainnya dibuat sama sehingga menyempitkan analisis data.

 


BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil dan Pembahasan Pengujian Baku Mutu Air

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan aplikasi untuk teknologi tepat guna pengolahan air limbah rumah tangga asrama Pondok Pesantren Al – Mahrusiyah Lirboyo Kediri yang selanjutnya produk pengolahan air limbah tersebut dimanfaatkan pada sistem pengairan hidroponik tanaman sayuran.

Tahap awal penelitian ini adalah melakukan pengujian kualitas air tanah yang digunakan sistem pengairan hidroponik serta dampak pertumbuhan tanaman yang nantinya data tersebut digunakan sebagai data pembanding terhadap air hasil olahan limbah yang dapat dikontrol melalui micro controller yang dikendalikan melalui jaringan nirkabel.

Tahap selanjutnya adalah instalasi sistem UFS (Urban Farm System) versi 1.0 pada saluran buang air limbah asrama yang terhubung dengan perangkat pemurnian air limbah dan sistem hidroponik.

Berdasarkan tabel 4.1. menunjukkan bahwa hasil tingkat keasaman air hasil pengolahan limbah rumah tangga asrama terjadi penurunan signifikan mendekati pH netral. Sedangkan pengukuran TDS sampel air limbah sebelum dan sesudah perlakuan terjadi penurunan yang signifikan yakni pada kisaran 500. Hasil ini menunjukkan nilai TDS sampel air limbah yang telah dilakukan proses absorbsi dan filtrasi masih lebih tinggi dibandingkan nilai TDS yang dipersyaratkan baku mutu air yang diatur dalam Permenkes RI Nomor 492/Menkes/PER/IV/2010 yang mensyaratka nilai TDS pada nilai 500 mg/L. Tingkat kekeruhan air limbah rumah tangga juga mengalami penurunan yang sangat signifikan sama dengan nilai baku mutu air yakni 5 NTU. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang diatur dalam Permenkes RI Nomor 492/Menkes/PER/IV/2010 yang mensyaratkan nilai batas maksimum tingkat kekeruhan untuk air layak konsumsi adalah 5 NTU, maka pengolahan air limbah telah menunjukkan nilai yang sesuai dengan yang dipersyaratkan.

 

4.2 Hasil dan Pembahasan Pertumbuhan Tanaman Hidroponik Uji

Berikut disajikan hasil pengukuran pertumbuhan dan perkembangan tanaman hidroponik uji dengan data pembanding adalah pengairan menggunakan air tanah dan air uji adalah air hasil olahan limbah rumah tangga asrama.

perkembangan tanaman

Pada pengukuran pertumbuhan tanaman hidroponik, ada sejumlah parameter uji yang dibuat sama, yakni kadar nutrisi yang diberikan kepada tanaman dan lokasi penanaman yang sama sehingga intensitas cahaya matahari juga dianggap sama.

Berdasarkan hasil pengukuran pertumbuhan tanaman hidroponik yang disajikan pada table 4.2 menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan dan perkembangan tanaman hidroponik baik yang diberikan pengairan dengan air tanah mapun pengairan dengan air hasil olahan limbah rumah tangga tidak banyak memberikan perbedaan yang signifikan. Oleh karena itu, air yang diperoleh dari hasil olahan limbah rumah tangga asrama dapat dimungkinkan untuk dimanfaatkan kembali untuk sistem pertanian perkotaan dengan sistem hidroponik.

 4.3 Hasil dan Pembahasan Sistem UFS (Urban Farm System) versi 1.0

Urban Farm System versi 1.0 yang dibuat pada penelitian ini melibatkan piranti micro controller arduino uno, sensor suhu, pH dan TDS, Node MCU, dan relay.

Mekanisme kerja UFS adalah parameter uji baku mutu air diukur oleh sensor yang terpasang arduino uni, dengan menggunakan bahasa pemrograman C. Hasil monitoring sensor dikirim ke resbery pi 3 dan bisa diakses melalui web server dan juga android.

Dengan menggunakan android peneliti dapat melihat hasil pembacaan parameter uji tiap saat sesuai yang diinginkan serta dapat mengontrol debit air yang mengalir pada sistem tanaman hidroponik.

 


BAB V

PENUTUP

 5.1. Kesimpulan

Berdasarkan penelitian tentang pemanfaatan aplikasi UFS (Urban Farm System) versi 1.0 yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

  1. Aplikasi UFS (Urban Farm System) versi 1.0 dapat diterapkan sebagai kontrol pengendali jarak jauh memanfaatkan jaringan wifi untuk mengetahui kualitas baku mutu air limbah rumah tangga.
  2. Berdasarkan hasil uji kontral baku mutu air hasil pengolahan air limbah rumah tangga asrama diperoleh tingkat keasaman 7,12 yang artinya air hasil olahan tersebut bersifat netral sedangkan uji kontrol nilai total dissolve solid sebesar 521 mg/L dan tidak terpaut jauh dengan syarat baku mutu yakni 500 mg/L.
  3. Berdasarkan hasil uji kontral baku mutu air hasil pengolahan air limbah rumah tangga asrama diperoleh kekeruhan sebesar 5 NTU yang artinya air hasil olahan tersebut sama dengan baku mutu yang dipersyaratkan dengan tingkat pertumbuhan tanaman hidroponik yang tidak memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan penggunaan air tanah.

5.2. Saran

Pada penelitian ini pun masih banyak kekurangan, oleh karenanya diperlukan saran perbaikan adalah sebagai berikut :

  1. Perlunya penambahan sistem keamanan pada aplikasi ini supaya meminimalisir terjadinya kerusahan program UFS versi 1.0 ini.
  2. Perlu adanya penambahan sensor untuk baku mutu air yang melibatkan parameter nutrisi ataupun pencahayaan sehingga kerja micro controller dapat dioptimalkan.
  3. Perlunya kotak pengaman yang kedap air sehingga UFS ini dapat digunakan pada kondisi apapun.

 


Daftar Pustaka

 Badiyanto dkk, 2018, Project PHP : Membangun Sistem Informasi Akademik dengan Framework Codeigniter, Edisi Pertama, CV Langit Inspirasi, Yogyakarata

Bunafit Nugroho, 2019, Aplikasi Pemrograman Web Dinamis dengan PHP dan MySQL, Energi Gaya Media, Yogyakarta.

Mochamad Fajar Wicaksono, 2019, Aplikasi Arduino dan Sensor, Informatika, Bandung.

Andi Novianto, 2002, Modul Merancang Web Database untuk Content Server, Erlangga, Jakarta.

Heriyanto, dkk, 2018, Pemrograman Dasar Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika, Yudistira, Jakarta.

Wahyu Budi Santoso, 2018, Sistem Komputer Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, Yudistira, Jakarta.

Andi Novianto, 2017, Administrasi Sistem Jaringan, Erlangga, Jakarta.

Trina E. Tallei, 2017, Hidroponik untuk Pemula, LPPM UNSRAT, Manado.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Prosedur Pendaftaran Online/Offline SMK AL-MAHRUSIYAH

Assalamu'alaikum wr. wb.Bapak/ibu Calon wali murid yang kami hormati, karena adanya pandemi covid19 yang sedang terjadi diberbagai daerah di wilayah indonesia, maka kami membuat beberap

01/06/2020 10:00 - Oleh Administrator - Dilihat 2207 kali
Pemberitahuan Surat Edaran Yayasan Almahrusiyah

Assalamualaikum wr. wb. Ditengah merebaknya wabah pandemi covid19 ini, yayasan almahrusiyah mengeluarkan surat edaran perihal tanggal kembalinya santri ke pondok pesantren yang sediany

23/05/2020 16:44 - Oleh Administrator - Dilihat 776 kali
Vicon Direktur PSMK

Pada Hari Rabu 1 April 2020 Pukul. 08.30 sd 10.15 telah dilaksanakan Video Conference oleh Ditpsmk yang kurang lebih isinya sebagai berikut : PSMK Berada dibawah Dirjen Vokasi Ad

01/04/2020 16:25 - Oleh Administrator - Dilihat 472 kali
Teknologi Internet of Thing (IOT) dan Implementasinya

IOT ialah suatu konsep yang memudahkan bertukar informasi antara satu benda dengan benda lainnya menggunakan koneksi intrnet. Hadirnya IOT cukup membantu berbagai aktivitas manusia. Bai

11/03/2020 09:25 - Oleh Administrator - Dilihat 193 kali
Segera Daftarkan Diri di SMK Al-Mahrusiyah Lirboyo Kediri. SMK BISA-HEBAT!

SMK merupakan kependekan dari Sekolah Menengah Kejuruan yang setara dengan SMA/MA. SMK sama menariknya dengan SMA/MA. Ada beberapa jurusan yang ada di SMK. Sistem pendidikan yang dilaks

03/02/2020 09:30 - Oleh Administrator - Dilihat 178 kali