Ujian Sekolah Berstandar Komputer (USBK)

     Di era modernisasi seperti sekarang ini, Pendidikan pun tak kalah pentingnya dengan teknologi. Pengaruh perkembangan zaman menyebabkan pola pikir masyarakat berubah. Bahkan dalam perkembangannya, tak jarang teknologi menjadi tolak ukur dalam menilai kualitas suatu pendididkan. Ini dibuktikan dengan metode pembelajaran sekarang yang dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan metode pembelajaran zaman dulu. Jika dulu siswa hanya mendegarkan penjelasan dari guru sedangkan guru yang lebih mendominasi KBM, maka sekarang, siswa yang harus dituntut untuk lebih aktif dalam meminta penjelasan atau mampu memahami materi tanpa dijelaskan terlebih dahulu. Dalam penerapannya, agar KBM di sekolah dapat berjalan dengan lancar, maka diadakan sebuah teknologi untuk membantu menunjang kegiatan siswa seperti pelaksanaan USBK (Ujian Sekolah Berstandar Komputer) sebagai contoh dari pendidikan yang dikaitkan dengan Teknologi. Pelaksanaan USBK dibeberapa Sekolah, baik Sekolah Dasar hingga Sekolah Atas memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Hal inilah yang sampai saat ini menjadi tugas untuk pemerintah agar dapat mengambil keputusan terbaik dengan tidak akan terjadinya kesalahan dalam mendidik Putra-Putri Bangsa Indonesia.
     Beberapa kekurangan dengan diterapkannya USBK antara lain adalah membutuhkan banyak teknisi yang paham akan pengetahuan Komputer dan Jaringan. Sedangkan dewasa ini, masih sedikit orang yang berminat untuk terjun dalam bidang Komputer. Kendala lainnya adalah perlunya banyak alat elektronik untuk menunjang berjalannya USBK. Apabila alat elektronik tersebut kurang, maka akan diadakannya beberapa sesi. Dengan diadakannya sesi-sesi tersebut, maka harus dibaginya waktu. Dampak dari dibaginya waktu adalah bergantungnya peserta ujian pada waktu. Tidak adanya tambahan waktu bagi siswa yang belum selesai mengerjakan soal, yang itu sangat menyulitkan siswa. Terbatasnya waktu ujian menyebabkan siswa panik dalam mengerjakan ujian sehingga siswa jadi kurang teliti. Apalagi jika persiapan pelaksanaan USBK masih kurang matang, biasanya akan timbul beberapa masalah yang mengganggu pengerjaan soal ujian. Seperti apabila daya listrik tidak sebanding dengan banyaknya komputer. Selain memikirkan tentang daya listrik, konektivitas internet juga perlu diperhitungkan. Bila koneksi ke internet masih kurang cepat, biasanya akan terjadi loading yang cukup menyita waktu. Bila terjadi masalah seperti ini, maka dibutuhkan pemahaman siswa. Jadi pembekalan pengetahuan bagi siswa tentang Komputer dan Jaringan sangatlah penting. Namun, untuk pembekalan dalam ilmu ini tidak dapat dilaksanakan dalam jangka waktu yang singkat. Pembelajaran seperti ini menyebabkan siswa harus lebih sering berada didepan komputer. Sedangkan, seperti yang kita ketahui, komputer memiliki sinar radiasi yang dapat mengurangi daya kerja mata maupun tingkat ketajaman mata. Bahkan bila terlalu sering, maka tidak mungkin lagi jika dapat merusak mata (kebutaan). Dibeberapa sekolah, kerugian yang ditimbulkan adanya USBK adalah terbobolnya soal ujian. Biasanya hal ini terjadi bagi siswa yang memiliki kepahaman lebih tentang Komputer maupun Jaringan. Mereka akan mengotak-atik komputer atau jaringan untuk dapat membobol soal ujian yang akan diujikan.
      Dari sekian banyaknya kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan USBK juga terdapat beberapa kelebihan. Pertama, menghemat waktu. Meskipun seperti yang disebutkan diatas, bahwa waktu harus dibagi apabila jumlah komputer tidak sebanding dengan jumlah siswa merupakan suatu kekurangan. Namun, sisi tersebut juga dapat dimasukkan dalam kelebihan. Karena adanya disiplin waktu yang membuat siswa maupun guru pengawas lebih menghargai waktu. Kedua, dapat menghemat biaya. Dapat dikatakan bahwa USBK mampu menghemat biaya karena tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk menggandakan soal ujian. Kelebihan lainnya ialah melatih siswa agar mampu bersaing secara sehat. Salah satu alasan pemerintah mengadakan USBK adalah untuk meminimalisir contek menyontek antara siswa. Bila difikir, ada beberapa manfaat jika kebiasaan mencontek tersebut hilang dari siswa. Meningkatkan kemandirian siswa mengerjakan soal, memupuk kepercayaan diri, menumbuhkan rasa tanggung jawab, menjadi pribadi yang kerja keras, jadi lebih rajin belajar dan menambah rasa yakin terhadap Tuhan. Sedangkan untuk manfaat secara luasnya, memberikan bekal pada siswa untuk mampu mengikuti perkembangan Iptek. Hal selanjutnya, memberikan kesempatan bagi siswa untuk bersaing dalam Globalisasi.
       Seperti yang telah terurai diatas, baik kekurangan maupun kelebihan pelaksanaan USBK saat ini telah menjadi bahan pembicaraan masyarakat luas. Masyarakat menuntut pemerintah memberikan keputusan bijak dalam kasus ini. Pro ataupun kontra yang terjadi sebenarnya hanyalah untuk mengantisipasi adanya kerugian yang timbul di masa mendatang akibat salah dalam mengambil keputusan. Sudah selayaknya, tugas ini tidak hanya dititik beratkan kepada pemerintah namun juga menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Dari guru, murid, wali murid bahkan hingga masyarakat biasa.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Supervisi Akademik SMKS Al – Mahrusiyah

Supervisi adalah bantuan dalam pengembangan situasi belajar-mengajar agar memperoleh kondisi yang lebih baik. Meskipun tujuan akhirnya tertuju pada hasil belajar siswa, namun yang

15/10/2019 21:36 WIB - Administrator
MEMPERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA

          Upacara di hari Kesaktian Pancasila pada 01 Oktober 2019 di peringati oleh segenap siswa- siswi beserta guru dan staff SMKS Al–Mahrusiyah Kediri

07/10/2019 08:20 WIB - Administrator
Integrasi Pendidikan SMK Dengan Pondok Pesantren Di Pon.Pes. Al-Mahrusiyah

     Pendidikan merupakan sebuah sarana untuk meningkatkan perkembangan peradaban dan ekonomi suatu bangsa, Sumber daya manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utam

21/06/2019 19:40 WIB - Administrator
Perubahan Metode Pendidikan dan Perkembangan Teknologi

       Salah satu alasan yang paling sering dikutip untuk membenarkan perlunya perubahan dalam pendidikan, atau setidaknya untuk menandai pendidikan sebagai kuno, ad

20/06/2019 21:40 WIB - Administrator
Pendaftaran Siswa Baru SMK Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri

     SMK Al-Mahrusiyah merupakan SMK yang menyiapkan tenaga kerja yang produktif, mandiri, memiliki, iman dan taqwa serta membekali tenaga kerja dengan pengetahuan, keahl

19/06/2019 21:40 WIB - Administrator
Penggunaan Teknologi Komputer yang Efektif dalam Pendidikan

    Dengan kemajuan baru-baru ini di industri pendidikan, penggunaan komputer dalam pendidikan menjadi relevan. Komputer berperan besar dalam membantu siswa belajar lebih cepa

18/06/2019 17:40 WIB - Administrator