• SMK AL-MAHRUSIYAH LIRBOYO KEDIRI
  • Berakhlakul Karimah, Disiplin, & Berprestasi
  • info@smkalmahrusiyah.sch.id
  • 0354-780247
  • Pencarian

Perubahan Metode Pendidikan dan Perkembangan Teknologi

Salah satu alasan yang paling sering dikutip untuk membenarkan perlunya perubahan dalam pendidikan, atau setidaknya untuk menandai pendidikan sebagai kuno, adalah evolusi teknologi (r) luar biasa yang telah dialami dunia kita dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, kami memiliki Internet di saku kami, dalam bentuk smartphone, yang memiliki daya komputasi yang lebih tinggi daripada Apollo Guidance Computer yang menempatkan orang-orang pertama di bulan! Sebuah sekolah dengan meja, papan tulis atau papan tulis, dan  menghilangkan pikiran buku-buku tampak seperti semacam lembaga kuno, yang bahkan jika itu menggunakan papan pintar atau platform pembelajaran, beroperasi dengan cara yang memiliki kemiripan yang sangat kuat yang mencurigakan. cara hal-hal dilakukan di masa lalu.


       Dalam pendidikan, kita sering merasa bahwa kita semakin sulit untuk menjangkau siswa kita. Itulah sebabnya kami sangat tertarik pada smartboards atau platform pembelajaran atau sesuatu yang baru di pasar yang mungkin bisa membantu. Setiap alat baru tampak seperti solusi yang mungkin, meskipun terkadang kami benar-benar tidak tahu apa masalahnya atau bahkan jika ada masalah.
       Sayangnya, kita telah dibebani dengan banyak alat, metode, pendekatan, teori, dan pseudotheories, banyak yang telah ditunjukkan oleh sains salah atau, paling tidak, hanya sebagian efektif. Dalam artikel ini, yang diambil dari buku kami, Perkotaan Mitos tentang Pembelajaran dan Pendidikan, kami membahas alat-alat ajaib ini dan gagasan bahwa orang muda saat ini entah bagaimana "pribumi digital," dan kami memeriksa ketakutan bahwa teknologi membuat masyarakat dan siswa kami kurang cerdas. Untuk menggambarkan bahwa banyak klaim tentang teknologi dalam pendidikan sebenarnya palsu, kami akan fokus dalam artikel ini pada lima mitos spesifik dan mempresentasikan temuan penelitian yang menghilangkannya.
         Teknologi baru menyebabkan revolusi dalam pendidikan. Televisi sekolah, komputer, smartboard, dan tablet seperti iPad diperkirakan bahwa semua alat baru ini akan, atau akan, mengubah pendidikan yang tidak dapat dikenali. Tetapi jika Anda melihat penelitian seseorang seperti Larry Cuban, tampaknya praktik ruang kelas tetap sangat stabil selama beberapa tahun terakhir. Bahkan pendiri Microsoft Bill Gates yang hampir tidak Anda curigai menentang teknologi dalam pendidikan merangkum pandangannya tentang masalah sebagai berikut: "Hanya memberi orang perangkat memiliki rekam jejak yang benar-benar mengerikan."
      Penggunaan yang benar dari alat dan sumber daya tetap memiliki potensi untuk mengubah pendidikan. Sangat sering fenomena perubahan ini bersifat umum daripada spesifik. Misalnya, pengaruh kata tercetak itu sangat besar, tetapi pengaruh ini seperti begitu banyak alat dan sumber daya lain tertanam dalam masyarakat secara keseluruhan. Anda harus turun ke tingkat sesuatu seperti buku atau papan tulis jika Anda ingin mempertimbangkan sumber daya yang telah secara khusus mengubah pendidikan.
      Pada tahun 1983, Richard Clark menerbitkan studi definitif tentang bagaimana itu pedagogi (yaitu, praktik mengajar) dan bukan media (yaitu, alat dan sumber daya teknologi, seperti papan tulis, perangkat genggam, blog, papan obrolan) yang membuat perbedaan dalam pembelajaran, menyatakan bahwa media instruksional adalah "hanya kendaraan yang memberikan instruksi tetapi tidak mempengaruhi prestasi siswa lebih dari truk yang mengirimkan belanjaan kita menyebabkan perubahan pada nutrisi kita."
        Pada tahun 1994, Clark pergi sejauh untuk membuat prediksi yang berani: yaitu, bahwa satu media tidak akan pernah mempengaruhi pendidikan. Dia mendasarkan posisi ini pada pendapatnya bahwa, pada saat itu, tidak ada bukti untuk menunjukkan bahwa media mampu memastikan bahwa siswa dan siswa dapat belajar lebih banyak atau lebih efektif. Dia melihat medium sebagai sarana, wahana untuk instruksi, tetapi esensi pembelajaran tetap untungnya di tangan guru. Bersambung.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Prosedur Pendaftaran Online/Offline SMK AL-MAHRUSIYAH

Assalamu'alaikum wr. wb.Bapak/ibu Calon wali murid yang kami hormati, karena adanya pandemi covid19 yang sedang terjadi diberbagai daerah di wilayah indonesia, maka kami membuat beberap

01/06/2020 10:00 - Oleh Administrator - Dilihat 2012 kali
Pemberitahuan Surat Edaran Yayasan Almahrusiyah

Assalamualaikum wr. wb. Ditengah merebaknya wabah pandemi covid19 ini, yayasan almahrusiyah mengeluarkan surat edaran perihal tanggal kembalinya santri ke pondok pesantren yang sediany

23/05/2020 16:44 - Oleh Administrator - Dilihat 550 kali
Vicon Direktur PSMK

Pada Hari Rabu 1 April 2020 Pukul. 08.30 sd 10.15 telah dilaksanakan Video Conference oleh Ditpsmk yang kurang lebih isinya sebagai berikut : PSMK Berada dibawah Dirjen Vokasi Ad

01/04/2020 16:25 - Oleh Administrator - Dilihat 279 kali
Teknologi Internet of Thing (IOT) dan Implementasinya

IOT ialah suatu konsep yang memudahkan bertukar informasi antara satu benda dengan benda lainnya menggunakan koneksi intrnet. Hadirnya IOT cukup membantu berbagai aktivitas manusia. Bai

11/03/2020 09:25 - Oleh Administrator - Dilihat 122 kali
Segera Daftarkan Diri di SMK Al-Mahrusiyah Lirboyo Kediri. SMK BISA-HEBAT!

SMK merupakan kependekan dari Sekolah Menengah Kejuruan yang setara dengan SMA/MA. SMK sama menariknya dengan SMA/MA. Ada beberapa jurusan yang ada di SMK. Sistem pendidikan yang dilaks

03/02/2020 09:30 - Oleh Administrator - Dilihat 136 kali